Darimana Harus Memulai Usaha?

Thursday, March 18th 2010. | Belajar Bisnis Offline, Dasar Belajar Bisnis

Ehmmm… sudah lama juga saya gak cerita di blog Universitasbisnis.com ini. Beberapa waktu lalu, mengerjakan materi Program Training Rahasia Orang Sukses untuk Program Kemantapan dan Kemapanan Hidup dan mengerjakan sesi foto untuk kaos audio plus plus. Untuk info Program Training ini silahkan akses di Web khusus Program Training Orang Sukses, dan untuk info kaos Audio Plus-plus bisa di akses di web Toko Kaos Audio Plus-plus ini. Ya, kedua web ini belum selesai betul, masih perlu diedit sana-sini, ada banyak bagian masih berbahasa inggris dan keterangan produk di web kaos masih belum nyambung (maklum, dimodifikasi dari web jualan produk amazon, hehe). Namun, bolehlah liat-liat. Oke deh, udah dulu promosi ini. Nyambung ke materi utama.

Banyak yang tanya ke saya, banyak yang cerita ke saya, banyak yang ingin memulai usaha, namun bingung darimana harus memulai usaha, langkah apa dulu yang harus diambil. Ada banyak pertanyaan cara memulai usaha darimana. Ehmm.. oke lah, saya akan coba berbagi cerita. Walau sebetulnya, yang lebih dalam lagi, yang lebih penting lagi, apa alasan terkuat untuk memulai usaha. Namun, gak pa pa lah, kita bicara tehnis. Inilah cara memulai usaha.

Yang pasti untuk memulai usaha, yang terpenting adalah menemukan ide mau usaha apa. Nah, usaha apa dulu yang ingin dimulai? apakah usahanya berupa toko yang menjual barang? ataukah berupa jasa? Kalau untuk ide usaha, bisa dari hobby, namun tentunya tidak asal hobby. Ehmm…maksudnya hobby yang mempunyai “pasarnya”. Misal, anda punya hobby melukis, namun di tempat anda tinggal, atau bahkan di kota tempat anda tinggal, peminat lukisan tidak tinggi atau bahkan minim sekali, maka akan sulit bagi pemula bisnis lukisan untuk bisa menghasilkan uang. Ini namanya ibarat “menjual mercy” pada pemulung. Gak Nyambung!

gimana kalau masih maksa juga berbisnis berdasarkan hobby? Ya, gak salah juga. Bisnis berdasar hobby itu biasanya dijalankan dengan penuh semangat. Namun, tentunya semangat saja tidak cukup, kan butuh makan juga. Perut lapar mana bisa semangat. Jadi apabila hobby nya tidak sesuai “pasarnya” tentunya haruslah mencari “pasar” yang baru. Ini namanya memulai usaha berdasarkan “hobby”.

Atau mulailah bisnis yang langsung mengakomodir kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar pemirsa. Misalnya, di kota tempat tinggal lagi sering listrik padam, sedangkan yang jual genset masih sedikit, nah ini bisa jadi peluang. Atau kalau yang jual genset sudah banyak, bisa jadi berbisnis service genset (kalau memang toko-toko yang jual gensetnya tidak menyediakan service). Ini contoh saja loh ya. bukan berarti saya menyarankan jual genset. juz for an example.Ini namanya memulai usaha berdasarkan “pasar”.

Atau bisa juga pemirsa melihat siapa orang-orang yang ada di lingkungan pemirsa. Dari orang-orang ini, baru pemirsa tentukan produk apa yang akan pemirsa tawarkan kepada mereka. Ini namanya memulai usaha berdasarkan target.

Nah, lebih detail tentang ini, saya sharingkan di videonya dan akan lebih dibahas dalam di member area universitasbisnis.com di premium member.

So, buat yang ingin mendapatkan lebih banyak lebih lengkap, segera daftar jadi member premium universitasbisnis.com. Untuk UniversitasBisnis.com akan lebih fokus ke bidang Bisnis Umum (Offiline). Sedangkan Bisnis Online atau bisnis Internet di SecretTrainingProgram.com.

Buat yang ingin mengikuti Program Training Kemapanan Hidup dengan Membangun dan Mengembangkan Bisnis di Internet, bisa ikut di Program Training Rahasia Orang Sukses (di www.SecretTrainingProgram.com).

Kata Pencarian (Keywords) lain yang dipakai dalam menemukan artikel ini:

usaha toko listrik,bisnis toko listrik,cara mengawali usaha,cara mengawali bisnis,cara memulai usaha,rahasia memulai usaha,makalah memulai usaha,3 cara memulai usaha,peluang usaha toko listrik,tiga cara memulai usaha,mengawali usaha,memulai usaha toko listrik,memulai usaha,modal usaha toko listrik,,cara memulai usaha baru,3 cara untuk memulai usaha,usaha listrik pemula