Cara Membuat Penawaran yang Tidak Bisa Ditolak Oleh Orang Lain

Wednesday, November 17th 2010. | Tips Trik Marketing

Halo pemirsa, para wirausaha atau calon pebisnis, pakabarnya? Berjumpa lagi bersama saya Anton Huang di UniversitasBisnis.com, Web Tempat Belajarnya Wirausaha. Dalam berbisnis, sudah pasti berhubungan dengan orang lain, apakah itu calon konsumen, ataukah calon partner pemirsa, apapun jenis usaha pemirsa, apapun produk bisnisnya. Nah, di artikel ini, saya hanya ingin sharing saja, berbagi pengalaman dan pembelajaran yang pernah saya dapatkan. Seringkali dalam usaha saya, ketika ingin membangun kerjasama ataupun memasarkan produk, diperlukan membuat proposal yang akan diajukan kepada pihak lain. Dan tentunya proposal ini haruslah memberikan hasil alias diterima oleh pihak lain. Bukan saja diterima, tapi disepakati sehingga menghasilkan kerjasama.

Nah, di artikel ini saya coba mensharingkan bagaimana cara atau tips trik agar penawaran yang pemirsa buat tidak bisa ditolak oleh orang lain alias pasti 99% diterima!! Wowww… Fantastis bukan bahasa marketing yang barusan saya tuliskan ini. Haha.. Ya tentunya dalam membuat penawaran ini, haruslah menarik dari awalnya. Kalau dari awalnya saja tidak bisa membuat orang lain untuk membacanya, boro-boro orang mau melihat dan mempelajarinya. Ini tips pertama. Kenapa harus seperti ini? Selain pemirsa, ada banyak orang lain yang juga membuat penawaran ataupun proposal. Dan bila awalnya datar saja, apalagi sama dengan pola kebanyakan, maka akan sulit proposal usaha ataupun kerjasama dari pemirsa diterima oleh pihak lain, karena dari awalnya saja tidak dilirik. Ini merupakan tips yang pertama.

Tips pertama dari cara membuat penawaran yang tidak bisa ditolak oleh orang lain adalah buatlah proposal pemirsa, apakah proposal usaha ataukah proposal kerjasama,  menarik untuk dilihat. Menarik di sini bisa dari segi bentuk, format penulisan, gaya bahasa yang digunakan. Misal banyak orang menggunakan proposal ditulis atau diprint kertas terus dimasukkan ke dalam amplop. Nah, bayangkan dari sisi pihak orang yang mau diajak kerjasama, ia melihat setumpukan amplop berwarna coklat di mejanya. Mana yang akan ia lirik? Kalau tidak dilirik bagaimana mungkin mau dilihat. Lebih celakanya lagi, orang itu udah bosen liat map atau amplop seperti itu. Jadi pemirsa bisa membuat proposal itu dalam bentuk yang menarik, misal proposal dalam bentuk CD, ini pernah saya lakukan. Saya membuatnya dalam bentuk CD yang berisikan Video. Ketika ia memasukkan CD tersebut ke laptop, akan langsung auto run sehingga menampilkan. Namun, tentu saja, untuk format ini, calon partner mempunyai laptop untuk membukanya. Apabila calon partner bukanlah orang yang terbiasa menggunakan komputer ataupun laptop, atau tidak memiliki waktu untuk mengakses, maka format ini tidak efektif. So, pemirsa, jangan telan mentah-mentah apa yang saya sharingkan ya. Apalagi ditelan masak-masak. Diolah dulu, dibumbui lagi, sesuaikan dengan kondisi dan situasi pemirsa sendiri.

Terus, selain bentuk proposalnya, apalagi nich tipsnya? Nah, setelah kita bisa membuat calon partner usaha ataupun kerjasama tertarik melirik proposal yang kita ajukan, tahap selanjutnya adalah membuatnya minat untuk lanjut membacanya. Dan untuk hal ini tentunya perlu menggunakan bahasa marketing (penawaran) yang menarik. Yang bagaimanakah itu? Kuncinya cuma satu : Buatlah atau susunlah bahasa penawaran yang membuat ia sulit untuk menolaknya alias pasti menerima. Intinya adalah Beritahukan ia keuntungan-keuntungan apa saja yang ia dapatkan bila ia menerima, dan beritahukan kerugian-kerugian apa saja yang ia dapatkan bila ia menolaknya. Ini kuncinya atau rahasia membuat proposal usaha pemirsa pasti diterima. Kenapa banyak orang gagal dalam memasukkan proposal yang menghasilkan penolakan? karena proposalnya tidak memberikan gambaran keuntungan bagi calon partner atau mitra. Lebih celakanya lagi, malah menggambarkan kerugian bila calon partner menyetujuinya. Terus, bagaimana cara menulis proposal yang hebat, yang menggambarkan keuntungan buat si calon partner dan menggambarkan kerugian dia bila menolak proposal yang kita masukkan? Kita akan berjumpa lagi di sesi lainnya di web UniversitasBisnis.com ini. Sampai Jumpa.. Salam Hebat Luar Biasa!!

Kata Pencarian (Keywords) lain yang dipakai dalam menemukan artikel ini:

cara membuat proposal usaha,proposal kerjasama usaha,cara membuat proposal,proposal kerjasama perusahaan,cara membuat proposal kerjasama,cara membuat proposal usaha kecil,proposal usaha,cara buat proposal usaha,membuat proposal kerjasama,membuat proposal usaha,Contoh pembuatan proposal usaha,cara membuat proposal penawaran,cara buat proposal,langkah-langkah membuat proposal usaha,cara membuat penawaran,cara mengajukan proposal usaha,cara membuat proposal kerjasama bisnis,contoh membuat proposal usaha kecil
tags: , , , , , , , , ,